Hari Donor Darah
Post on 22 Januari 2024
Jakarta, Donor darah sukarela
merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh RSUD Kalideres setiap 3 bulan
sekali. Donor darah sukarela di tahun ini diawali pada tanggal 30 Januari 2020
lalu. Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI)
cabang Jakarta Barat, kegiatan ini juga dibuka untuk umum dan diikuti oleh
karyawan RSUD Kalideres. Berdasarkan data WHO menunjukkan bahwa kebutuhan darah di
Indonesia per tahun mencapai sekitar 5,1 juta kantong darah, sementara yang
terpenuhi hanya sekitar 4,2 juta kantong darah. Angka yang kurang dari target
ini mengakibatkan banyak rumah sakit masih sering mengalami kesulitan dalam
memenuhi kebutuhan transfusi darah. Kurangnya ketersediaan darah diperkirakan
merupakan akibat dari rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya.
Padahal, manfaat donor darah tidak hanya dirasakan oleh penerima donor saja,
melainkan juga pendonor. Dikutip dari website resmi milik PMI, manfaat dari
donor darah yang pertama adalah menjaga kesehatan jantung, mengapa hal ini bisa
terjadi dikarenakan tingginya kadar zat besi
dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit
jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi
kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini
sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita
rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini
artinya menurunkan risiko penyakit jantung. Manfaat selanjutnya
dari donor darah adalah meningkatkan produksi sel darah merah, Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah,
karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang
telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah
baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi
langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.
Kemudian manfaat lain dari donor darah adalah membantu
menurunkan berat badan, menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan
pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah,
akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori
yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping. Lalu manfaat lain
adalah mendapatkan kesehatan psikologis, menyumbangkan hal yang tidak ternilai
harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan
psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi
pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar. Manfaat
terakhir dari donor darah adalah mendeteksi penyakit serius, setiap kali kita
ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa
dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis,
dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk
mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk
kita, ini adalah "rambu peringatan" yang baik agar kita lebih
perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.
Berita Lainnya
Jakarta - Setiap tanggal 8 April diperingati sebagai Hari Anak-Anak Balita Nasional.
Post On 2021-04-08 04:49:54
Kanker merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh kelainan pertumbuhan sel tubuh
Post On 2021-02-15 07:51:25
Tahukah anda telinga merupakan organ pendengaran dan fungsi keseimbangan tubuh
Post On 2021-03-03 07:41:15